Bahaya Penggunaan Aseton Pembersih Kuteks bagi Kuku

Aseton merupakan zat kimia yang digunakan untuk membersihkan dan juga menghapus cat kuku. Penggunaan aseton bisa merusak kuku dan membuat kuku menjadi tidak indah. Aseton bisa digunakan sebagaipembersih kuteks, namun tidak semua pembersih kuteks adalah aseton.

Pada dasarnya terdapat dua jenis pembersih kuteks yaitu aseton dan non-aseton. Sebagian besar merek pembersih kuteks menyebutkan kandungan ini pada label kemasan. Aseton sendiri merupakan cairan yang jernih, berbau tajam, dan juga mudah terbakar. Aseton mudah membersihkan kuteks yang digunakan.

Penggunaan aseton terlalu sering bisa menghilangkan banyak minyak alami dari kulitmu. Ini bisa membuat kukumu menjadi kering dan juga menjadi rapuh jika digunakan terlalu sering. Selain itu, aseton juga cepat menguap ketika dibiarkan terbuka, selain itu juga menjadi mudah terbakar.

Kamu juga bisa mengalami keracunan aseton jika tidak sengaja mengonsumsi atau menelan aseton dengan jumlah yang banyak dengan waktu yang singkat. Gejalan keracunan aseton ini seperti sakit kepala, bicara cadel, lesu, dan juga kurang koordinasi indra gerak. Keracunan ini juga bisa menyebabkan koma, tekanan darah rendah, dan pingsan.

Maka, jika kamu suka mewarnai kuku dengan kuteks, maka pilihlah penghapus kutesks yang bebas aseton. Kamu bisa menggunakan polish mebel, pelican mebel yang berbasis air yang sama efektifnya dengan aseton.

Bagi anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara paling mudah dan menyenangkan, maka daftarkan diri anda pada agen sbobet terpercaya. Ketika anda terdaftar menjadi member, sudah pasti anda akan mendapatkan banyak kejutan maupun kemenangan.

Sumber :

https://hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/bahaya-keseringan-pakai-aseton/

 

Banyaknya Manfaat Menguntungkan Lidah Buaya

Lidah buaya atau memiliki nama lain aloe vera merupakan tanaman berduri yang memiliki warna hijau dan bercak kekuningan. Lidah buaya juga memiliki bentuk peruncing di bagian ujung. Daun pada lidah buaya tidak memiliki tulang, jurstru berdaging tebal dan mengandung gel atau getah.

Lidah buaya merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki segudang manfaat dan bisa diolah menjadi berbagai macam produk skincare dan kosmetik. Biasanya lidah buaya dibuat menjadi masker yang bisa mengatasi berbagai masalah kulit maupun rambut.

Penelitian menyebutkan bahwa lidah buaya memiliki senyawa dan juga nutrisi yang baik untuk tubuh. Kandungan ini seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B12, asam folat, kolin, kalsium, tembaga, magnesium, kalium, natrium, mangan, tembaga, dan seng.

Selain itu lidah buaya juga memiliki delapan enzim yang bisa mengurangi peradangan kulit dan juga bisa memecah gula dan lemak di dalam tubuh. Penelitian juga menyebut bahwa lidah buaya memiliki sifat antiradang, antiseptic, antivirus, antibakteri, dan juga analgesik.

Tidak sampai di situ, lidah buaya juga bisa mengatasi jerawat, ruam, iritasi kulit, gatal akibat serangga, alergi, bekas luka, bahkan hingga gejala psoriasis. Enzim yang terkandung pada lidah buaya juga bisa mengangkat sel kulit mati yang menumpuk pada kulit kepala dan menutrisi akar rambut.

Walau banyak manfaat yang disebutkan, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut karena hanya menggunakan skala kecil. Dibutuhkan bukti yang lebih kuat dengan melibatkan peserta yang lebih banyak.

Bagi anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dengan mudah dan cara yang menyenangkan, maka daftarkan diri anda pada agen sbobet terpercaya. Ketika anda terdaftar menjadi member, sudah pasti anda akan mendapatkan banyak kejutan maupun kemenangan.

 

Sumber :

https://hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/manfaat-masker-lidah-buaya/

 

Agar Tidak Salah Memilih Produk Maka Ketahui Perbedaan AHA dan BHA

AHA dan BHA memang sering terdengar dalam produk skincare masa kini. Namun masih banyak orang yang tidak mengetahui dan paham mengenai AHA dan BHA. Maka dari itu, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai AHA dan BHA agar kamu lebih paham lagi.

AHA memiliki kepanjangan alpha hydroxy acid. AHA memiliki berbagai macam kandungan seperti asam glikolat (tebu), asam laktat (susu), asam malat (apel), dan asam sitrat (jeruk). Asam dari AHA sendiri dapat larut dalam air.

BHA memiliki kepanjangan dari beta hodroxy acid. Dalam dunia medis dermatologi, BHA disamakan dengan asam salisilat. BHA hanya terdiri dari satu senyama dan juga tidak larut dalam air namun dalam minyak dan lemak.

AHA sendiri berguna untuk merusak lapisan kulit bagian terluar (stratum korneum), ini untuk merangsang pertumbungan kulit baru yang lebih sehat. Sehingga jumlah kolagen akan meningkat dan kulit lebih kenyal dan elastis. AHA biasanya terdapat pada produk anti aging.

BHA sendiri memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam pori-pori kulit untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dan juga kelebihan minyak. BHA cocok untuk orang yang memiliki kulit berminyak dan berjerawat.

AHA dan BHA sendiri bisa digunakan secara bersamaan karena memiliki sifat yang mirip. Namun kamu juga perlu memperhatikan konsentrasi dalam produk tersebut. Ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

Itulah penjelasan mengenai kandungan yang ada pada AHA dan BHA, bagi anda pembaca yang menyukai permainan judi online, maka anda bisa bergabung di situs judi online agen sbobet terpercaya seperti PandaSBONet. Dengan pelayanan terbaik ditambah banyaknya permainan, anda akan dimanjakan dengan berbagai keuntungan yang tidak akan anda dapatkan pada situs lainnya.

 

Sumber :

https://hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/perbedaan-aha-dan-bha-untuk-kulit/

 

Awas Jangan Salah Ketahui Urutan Penggunaan Produk Skincare yang Benar

Skincare atau produk perawatan kulit merupakan sejumlah langkah perawatan pada kulit dan memiliki banyak jenis beragam. Agar mendapatkan manfaat maksimal dari produk yang digunakan maka harus menggunakan urutan yang tepat.

Seorang dokter kulit kosmetik di London yaitu dr. Sam Bunting, mengatakan bahwa urutan pemakaian skincare yang salah bisa mengurangi efektivitas produk yang digunakan. Kulit bisa mengalami iritasi dan juga dehidrasi.

Maka dari itu, berikut urutan pemakaian skin care yang tepat.

  1. Sabun cuci muka. Langkah pertama adalah membersihkan wajah dengan sabun cuci muka. Dengan wajah yang bersih, maka akan mempermudah produk skincare selanjutnya untuk meresap dan juga menempel di kulit.
  2. Penggunaan toner berfungsi untuk membantu mengangkat kotoran dan minyak yang masih menempel di wajah setelah mencuci muka. Seorang dokter kulit dari Los Angeles, Amerika Serikat, yaitu dr. Christine Choi Kim juga mengatakan bahwa toner membantu mempersiapkan kulit sebelum menggunakan pelembap dan serum.
  3. Serum merupakan suplemen vitamin untuk kulit wajah. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka tekan atau tepuk serum di wajah agar bahan aktifnya terlepaskan.
  4. Pelembap (Moisturizer). Pelembap berfungsi untuk menghidrasi kulit agar tidak mengalami kekeringan. Untuk penggunaan maksimal, oleskanlah pelembap dari leher ke arah dahi. Dengan memijat lembut wajah juga bisa membantu melancarkan sirkulasi darah ke wajah.
  5. Tabir surya. Tabir surya berfungsi untuk melindungi wajah dari bahaya sinar matahari seperti kulit terbakar maupun penuaan dini. Tidak hanya di wajah, penggunaan tabir surya juga digunakan di seluruh tubuh dari muka ke kaki agar terlindungi dengan sempurna.

Sumber :

https://hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/urutan-pemakaian-skin-care/